Bitcoin, Halal atau Haram?


Apakah hukum menggunakan Bitcoin, halal atau haram? Sebagai masyarakat Indonesia yang sebagian besar menganut agama Islam, pastilah tidak serta merta dapat menerima sesuatu hal yang baru secara mentah. Pastilah kita harus menimbangnya secara hukum Islam, bahkan hanya untuk soal investasi atau kegiatan jual – beli, yang secara gamblang memang telah diatur oleh hukum Islam. Maka kemunculan Bitcoin pun juga tidak luput dari perhatian umat Islam di Indonesia.



Memang Bitcoin menjadi alat tukar yang sama seperti uang. Bitcoin sendiri berupa  koin digital dengan menggunakan mata uang kripto atau cryptocurrency. Menjawab pertanyaan mengenai hukum penggunaan Bitcoin untuk sebuah transaksi, seorang ulama Indonesia yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia, KH Cholil Nafis, mengungkapkan, menurut beberapa ulama jika Bitcoin sama dengan uang yang digunakan sebagai alat tukar oleh masyarakat umum.
Namun terdapat beberapa ulama lain yang menolaknya, sebab masih banyak negara yang menolak penggunaan Bitcoin dalam aktivitas jual beli. Bahkan Bank Indonesia terang – terangan melarang Bitcoin, yang menjadi salah satu alasan utamanya juga karena tingginya fluktuasi yang dimiliki oleh Bitcoin. Ternyata memang bukan hanya di Indonesia yang mengalami pro dan kontra soal hukum penggunaan Bitcoin. Bahkan di negara – negara lain, juga negara – negara Islam, juga mengalami hal demikian.
KH Cholil Nafis juga mengungkapkan definisi uang yang diambil dari kitab Buhuts fi al-Iqtishad al-Islami, jika uang adalah segala sesuatu yang menjadi media pertukaran dan diterima secara umum, apa pun bentuk dan dalam kondisi seperti apa pun. Dari penjelasan tersebut, apakah hukum Bitcoin, halal taua haram? KH Cholil mengatakan jika kedudukan Bitcoin sama dengan uang yang diperbolehkan untuk jual beli asal dengan syarat harus ada serah terima, serta memiliki kuantitas yang sama jika jenisnya pun juga sama.
Jika jenisnya berbeda, disyaratkan untuk melakukan serah terima secara hakiki; ada uang atau Bitcoin yang diserahterimakan. Apakah hukum Bitcoin, halal atau haram? Jika digunakan untuk jual beli diperbolehkan (mubah), bagi yang berkenan menggunakan dan mengakuinya. Hanya saja menurut KH Cholil, apabila Bitcoin digunakan aset investasi, beliau menekankan jika hal itu termasuh gharar, atau spekulasi yang merugikan orang lain. Dengan demikian, Bitcoin menjadi haram jika menjadi alat untung – rugi, bukan untuk investasi yang menghasilkan.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.